EMA ROSALITA

Tak perlu menjadi aku untuk tahu rasanya dicintai
Berjalanlah beriringan, tetaplah di sisiku
Maka kamu akan tahu
Bahwa dicintaiku, kamu bahagia

Akhirnya, Setelah Sekian Lama Tidak Galau

LDR itu nggak enak ya.

Cuma bisa bilang kangen sambil gigit bibir. Entah sampai kapan dada ini kuat menanggung rindu yang kian hari kian memenuhi rongga dada.

Cuma bisa bilang sayang sambil (tetap) menahan rindu, tanpa peluk nyata.

Cuma bisa bertanya tentang hal sehari-hari tanpa bisa menemani.

Cuma bisa sekedar menenangkan hati dengan mengobrol melalui telepon atau chatting.

LDR itu hampa.
Seperti menghadiri konser musik yang tidak kita suka; ramai tapi sepi.

Kadang, daripada LDR lebih baik jomblo.
Bebas, tanpa ikatan.

Tapi itu dulu,


Sebelum aku kenal kamu.

Tegal, 3 Juli 2014 00.27

"Aku selalu menyukai kamu, sejak kita belum saling mengenal."

Ya, waktu aku melihat kamu untuk kali pertama, bahkan saat itu namamu pun aku tidak tahu. 

"Dan saya mulai menyayangi kamu, sejak kita saling mengenal."

Ya, semakin kenal kamu, semakin aku sayang kamu.

Dan sejak awal bertemu aku sudah tahu kalau kita akan saling jatuh cinta.

Bandung, 24 Juni 2014

"Aku selalu menyukai kamu, sejak kita belum saling mengenal."

Ya, waktu aku melihat kamu untuk kali pertama, bahkan saat itu namamu pun aku tidak tahu.

"Dan saya mulai menyayangi kamu, sejak kita saling mengenal."

Ya, semakin kenal kamu, semakin aku sayang kamu.

Dan sejak awal bertemu aku sudah tahu kalau kita akan saling jatuh cinta.

Bandung, 24 Juni 2014

Dear, Ipey

Dear Ipey,
Aku yakin kamu pasti bakal sering kepoin tumblr aku seperginya aku dari Bandung. Tadinya aku mau nulis surat, tapi males ah, cape. Hehehe. Buku-buku aku juga udah aku masukin kardus, males bongkarnya lagi untuk ambil kertas dan pulpen. Hihihi

Awalnya aku kira aku bakal bisa biasa aja ketika harus balik lagi ke kampung halaman di Tegal, tapi ternyata sedih juga ya. Aku sedih harus ninggalin Bandung yang ada kamunya. Kalau kamu bisa diduplikat dan dibawa ke Tegal, mungkin sedihnya berkurang 69%. Hehe.
Kamu juga pasti sedih kan nggak ada aku? Hayoo ngaku!

Dulu kita dipertemukan tanpa rencana, semoga nanti bakal ada pertemuan-pertemuan selanjutnya. Tuhan mempertemukan kita dengan rencana indah yang tidak kita duga sebelumnya, jatuh cinta. Kini, Tuhan memisahkan kita juga pasti dengan rencana indah selanjutnya.
Aku juga pengin sama-sama terus sama kamu, tapi, ya itu rahasia kita.
Ya, setidaknya kita pernah punya rencana indah.

Untuk sekarang kita hanya terpisah jarak. “Jarak bukan masalah, jika kamu adalah segalanya.”
Kita masih berada di bawah langit yang sama, masih berpijak pada bumi yang sama, dan terikat dalam perasaan yang sama, yang entah kapan bisa tergantikan.

Semakin aku berpikir tentang kita, semakin aku sedih. Aku sayang kamu.

Sekali lagi, “semoga kelak kita dipertemukan dalam kesempatan yang tidak pernah kita rencanakan.”
Semoga kita sama-sama bahagia.

Aku sayang kamu.
Terima kasih atas 25 bulan yang menyenangkan.

Bandung, 23 Juni 2014

Pindah

Ini bukan kali pertama aku harus pindah
Aku sudah pernah mengalaminya
Rasanya tidak enak,
seperti ada perasaan yang mengumpal dalam dada dan tak bisa dikeluarkan
Ada perasaan sedih dan penasaran
Sedih karena harus meninggalkan tempat ini
Dan penasaran akan apa yang menanti di sana, di tempat baru

Harusnya aku bisa terbiasa dengan situasi seperti ini
Dulu juga aku menangis, kemudian kembali ceria
Jika sekarang aku harus menangis lagi, maka tangisan hari ini akan menjadi lelucon di masa yang akan datang
Betapa cengengnya aku menangisi hal yang sama

Bagaimana pun, tempat ini sudah menjadi separuh jiwaku
Tempat ini banyak membuatku belajar
Tentang cinta, pengorbanan, kerja keras, dan keikhlasan

Bandung, 22 Juni 2014

Pindah

Ini bukan kali pertama aku harus pindah
Aku sudah pernah mengalaminya
Rasanya tidak enak,
seperti ada perasaan yang mengumpal dalam dada dan tak bisa dikeluarkan
Ada perasaan sedih dan penasaran
Sedih karena harus meninggalkan tempat ini
Dan penasaran akan apa yang menanti di sana, di tempat baru

Harusnya aku bisa terbiasa dengan situasi seperti ini
Dulu juga aku menangis, kemudian kembali ceria
Jika sekarang aku harus menangis lagi, maka tangisan hari ini akan menjadi lelucon di masa yang akan datang
Betapa cengengnya aku menangisi hal yang sama

Bagaimana pun, tempat ini sudah menjadi separuh jiwaku
Tempat ini banyak membuatku belajar
Tentang cinta, pengorbanan, kerja keras, dan keikhlasan

Bandung, 22 Juni 2014

Terima Kasih, Tuhan Mahabaik

Semakin lama di sini semakin aku harus menerima kenyataan yang satu per satu mulai membuatku tersadar
Bahwa pergi adalah satu-satunya cara untuk tetap membuat semuanya terlihat baik-baik saja
Berpisah dengan damai, tanpa sumpah serapah.

Menyakiti wanita itu mudah, berkatalah bahwa kamu sedang mencintai wanita lain.

Dan menyakiti pria itu jauh lebih mudah, berkatalah bahwa kamu lebih nyaman dengan pria lain.
(via mbeeer)
Empat Tahap

Aku pernah cinta monyet
Aku pernah pura-pura cinta
Aku sudah jatuh cinta
Dan aku masih menunggu cinta sejati

Kadang seseorang pergi karena ada yang akan datang. Dan aku mempercayainya.
(via kunamaibintangitunamamu)